Oleh Camille Bas-Wohlert
Kota
kecil Swedia di Arktik, Kiruna, memiliki sebuah bandara internasional
dengan penerbangan reguler ke London dan Tokyo. Kini bandara tersebut
berencana membuat program yang lebih besar, yaitu menawarkan penerbangan
ruang angkasa komersial.
Foto oleh Jan-Erik Stalnacke/AFPSpaceport
Sweden, sebuah perusahaan yang didirikan pada 2007, berharap dapat
melayani penerbangan pertama dalam satu dekade tersebut dari bandara
Kiruna.
"Kami sedang membuat penerbangan komersial dari Swedia ke
ruang angkasa untuk kepentingan pariwisata dan penelitian, dan untuk
membuat tempat peluncuran di bandara tersebut," jelas direktur
perusahaan, Karin Nilsdotter, di kantornya di Swedish Institute of Space
Physics (IRF).
Idenya adalah bahwa turis antariksa akan lepas
landas untuk perjalanan maksimum selama dua jam ke ruang angkasa dengan
pesawat luar angkasa canggih yang saat ini sedang menjalani pengujian.
Pesawat tersebut merupakan pesawat yang memadukan pesawat biasa dan
pesawat ruang angkasa, serta dapat membawa antara satu hingga enam
penumpang.
Penerbangan sub-orbital tersebut akan membawa
penumpang 100 kilometer di atas Bumi dan memungkinkan mereka untuk
menikmati sensasi lima menit mengambang di udara.
Foto oleh Jonathan Nackstrand/AFP/FileLetak
Kiruna yang berada di ujung utara Swedia dan Eropa, membuatnya menjadi
lokasi utama untuk penerbangan ruang angkasa, ungkap Nilsdotter.
Penerbangan
angkasa tersebut tidak akan terganggu oleh lalu lintas udara yang
sibuk, juga tidak akan mengganggu karena wilayah tersebut bukan wilayah
yang padat penduduk. Ruang terbuka lebar di perbatasan Swedia juga
membuat wilayah tersebut tidak memiliki batasan birokrasi yang harus
diselesaikan dengan negara lain.
Kiruna juga memiliki pengalaman
selama 60 tahun dalam penelitian ruang angkasa sehingga mereka pantas
mendirikan bandara ruang angkasa di sana. IRF didirikan pada 1957,
sementara pusat penelitian ruang angkasa Swedia dan peluncuran roket
Esrange, yang terletak di kota tersebut, didirikan pada 1966.
"Kita
harus menggunakan pengetahuan ini untuk menciptakan petualangan yang
unik dengan dampak global, yaitu perjalanan ruang angkasa," tegas
Nilsdotter.
Foto oleh Jonathan Nackstrand/AFP/File"Bahkan
jika terlalu dini untuk memberikan angka, studi pasar menunjukkan
bahwa ada potensi untuk menarik 14.000 wisatawan setelah 10 tahun
beroperasi," tambahnya.
Spaceport Swedia tidak membuat pesawat
ruang angkasanya sendiri, melainkan akan berkolaborasi dengan perusahaan
lain, kata Nilsdotter yang menolak untuk mengungkapkan berapa banyak
pesawat yang akan dioperasikan maupun identitas perusahaan mitranya
tersebut.
Di Amerika Serikat, beberapa perusahaan telah
mengembangkan pesawat yang mampu membawa turis ke antariksa, seperti
Richard Branson dengan perusahaannya, Virgin Galactic.
"Teknologi
ini belum sepenuhnya dikembangkan lagi," kata Nilsdotter yang
menambahkan bahwa perusahaan itu sedang melakukan uji penerbangan di
Amerika Serikat.
Penerbangan komersial luar angkasa pertama
diperkirakan akan dilakukan di Amerika Serikat pada 2014 dan beberapa
tahun setelah itu akan berlokasi di Swedia.
Kepala penelitian
luar angkasa dan situs peluncuran Esrange, Lennart Poromaa, lebih
memilih untuk lebih realistis menanggapi proyek tersebut.
"Dalam
beberapa tahun mungkin ada penerbangan ruang angkasa komersial, tetapi
akan memakan waktu yang lebih lama dari yang diperkirakan," katanya.
Esrange menarik diri dari proyek tersebut ,"karena kami tidak berfokus pada pembuatan perjalanan wisata," jelasnya.
Tapi "barangkali kami bisa membantu mereka jika mereka membutuhkan bantuan dalam bidang penelitian," ungkap Poromaa.
Menurut
Nilsdotter, penerbangan ruang angkasa dapat lepas landas sebanyak
empat kali sehari. Sementara Esrange baru bisa meluncurkan empat roket
dalam setahun.
"Para peneliti yang ingin menguji eksperimen
mereka dalam bidang mikrogravitasi mungkin bisa terbang dengan kami dan
kemudian menyesuaikan proyek-proyek mereka," katanya.
Di
Amerika Serikat, lebih dari 1.000 tiket penerbangan ruang angkasa telah
dipesan, meski dijual dengan harga $200.000 (setara Rp1,93 miliar) per
orang.
Bagi para petualang yang tidak sabar untuk mengunjungi
ruang angkasa, Spaceport Swedia sudah menawarkan penerbangan dari
bandara Kiruna untuk melihat aurora, sebuah fenomena spektakuler dengan
cahaya yang berwarna-warni di langit malam. Biaya yang dibutuhkan
untuk perjalanan tersebut adalah $1.059 (setara Rp10 juta).
s
umber:
http://dai21juli.blogspot.com/2012/12/waw-kota-kecil-ini-akan-jadi-gerbang-ke.html
Follow akun Fans fb dan twitter menjelma.com dibawah ini
MENJELMA
![Waw Kota Kecil Ini Akan Jadi Gerbang ke Luar Angkasa]()
By
MENJELMA
Published:
2013-01-09T10:09:00+07:00
Waw Kota Kecil Ini Akan Jadi Gerbang ke Luar Angkasa
5
48755 reviews
Judul : Waw Kota Kecil Ini Akan Jadi Gerbang ke Luar Angkasa
Deskripsi : Oleh Camille Bas-Wohlert Kota kecil Swedia di Arktik, Kiruna, memiliki sebuah bandara internasional dengan penerbangan reguler ke L...
Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.menjelma.com/2013/01/waw-kota-kecil-ini-akan-jadi-gerbang-ke.html. Terima kasih!
Blog menjelma adalah blog copy paste dari berbagai situs dan blog yang ada,jika ada artikel kamu yang saya copas dan merasa dirugikan,silahkan kirim keluhan kamu dikolom komentar dibawah ini atau email ke idhoezidus@yahoo.co.id ,terima kasih
Share Artikel: