yang tak sabar untuk segera meresmikan percintanya. Akhirnya, menikah muda pun jadi pilihan.
Banyak
orang seringkali meragukan kesuksesan pernikahan muda. Usia yang belum
matang, belum cukup dewasa, serta keadaan finansial pasangan menjadi
pertimbangan banyak orang tua untuk melarang anaknya menikah muda.

Namun
jika Anda dan pasangan sudah memikirkan berbagai risiko, tak ada
salahnya meneruskan rencana yang sudah disusun. Menikah mudah tak selalu
identik dengan perceraian, perhatikan 3 hal berikut agar hubungan Anda
dan suami lebih mulus.
1. Tidak Semuanya Indah
Bayangan
indah tentang percintaan seperti di film-film Hollywood belum tentu
terjadi pada Anda. Pernikahan diibaratkan seperti mengarungi samudra,
kadang tenang bercahaya, tapi tak jarang juga diterjang ombak dan badai.
Yang
perlu Anda ingat adalah, masa-masa diterjang ombak itu lah yang
membuat pernikahan Anda kuat. Masa-masa sulit itu yang membuat Anda dan
pasangan belajar mengatasi masalah bersama, melewati sebuah konflik,
dan lebih kuat sebagai pasangan.
Paling penting adalah, siapkan
mental Anda sejak awal. Jangan pernah berpikir kalau perceraian adalah
solusi. Sekali Anda berpikir bahwa masalah Anda bisa diselesaikan
dengan perceraian, maka pemikiran itu akan terus datang saat Anda
bertengkar. Ingatlah bahwa pernikahan adalah perjalanan, kadang susah,
kadang senang. Ingat komitmen Anda dan pasangan ketika memutuskan untuk
menikah muda, jangan cepat menyerah.
2. Jangan Terburu-buru
Di
balik pernikahan, banyak tanggung jawab dan pekerjaan yang menunggu.
Jika Anda ingin menikah terburu-buru, jangan terlalu cepat untuk
melangkah ke tahap selanjutnya. Pastikan Anda dan pasangan sudah mantap,
bisa mengendalikan diri dalam pernikahan, dan siap dengan berbagai
tanggung jawab jika ingin langsung memiliki keturunan.
Dalam usia
yang masih cukup muda, sebaiknya Anda dan pasangan menikmati dulu
masa-masa indah berdua. Jika masih ada karir atau mimpi yang ingin
dikejar sebaiknya fokus dulu terhadap hal tersebut. Ketika sudah
memiliki buah hati, waktu pribadi Anda akan sangat berkurang. Apabila
ada mimpi atau cita-cita yang masih belum tercapai sebaiknya usahakan
dulu untuk fokus ke hal tersebut.
3. Beri Ruang Pribadi
Masalah
umum yang sering terjadi pada pasangan muda adalah merasa terkungkung
atau terkekang. Tidak punya kebebasan dan kehilangan waktu pribadi
menjadi hal yang paling sering dikeluhkan pasangan muda. Tak perlu
selalu berdua kemanapun dan dimanapun.
Usahakan Anda dan pasangan
tetap memiliki waktu pribadi untuk berinteraksi dengan dunia luar.
Asal Anda dan pasangan punya komitmen penuh terhadap pernikahan, tak
perlu membatasi pasangan untuk bermain dengan temannya atau
menghabiskan waktu pribadi untuk memanjakan diri.
Bicarakan
masalah ini dari awal, tetapkan aturan yang disepakati bersama. Asal
tidak berlebihan, tak ada salahnya menikmati waktu pribadi tanpa
pasangan. Pasangan yang bisa menyeimbangkan antara kehidupan pribadi
dan kehidupan pernikahan akan mendapatkan rumah tangga yang sehat. s
umber:
http://asikbos.blogspot.com/2012/12/wow-inilah-3-hal-yang-harus.html
Follow akun Fans fb dan twitter menjelma.com dibawah ini
MENJELMA
![Inilah 3 Hal yang Harus Diperhatikan Jika Menikah Muda]()
By
MENJELMA
Published:
2012-12-28T15:12:00+07:00
Inilah 3 Hal yang Harus Diperhatikan Jika Menikah Muda
5
48755 reviews
Judul : Inilah 3 Hal yang Harus Diperhatikan Jika Menikah Muda
Deskripsi : yang tak sabar untuk segera meresmikan percintanya. Akhirnya, menikah muda pun jadi pilihan. Banyak orang seringkali meragukan kesuksesan ...
Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.menjelma.com/2012/12/inilah-3-hal-yang-harus-diperhatikan.html. Terima kasih!
Blog menjelma adalah blog copy paste dari berbagai situs dan blog yang ada,jika ada artikel kamu yang saya copas dan merasa dirugikan,silahkan kirim keluhan kamu dikolom komentar dibawah ini atau email ke idhoezidus@yahoo.co.id ,terima kasih
Share Artikel: